Posts

#1 Jakarta Selatan - Kelapa Gading MOI (feat.trafi app)

feat. Trafi app Download Now! Play Store & App Store. kalau diriku ini hanya browsing via safari/chrome, apalah aku yg hanya memiliki iphone 6. 16gb. Astagfirullah. Yak lanjut................. . . . . . . . . . Berawal dari panggilan kerja di perusahaan F (sambungan cerita dari kiasan lalu), sejak tanggal 21 Oktober lalu aku mencoba rute Jaksel - MOI Kelapa Gading. Senin, siang. 1. Order Gojek ke PGC, biaya 10.000,- aplikasi. Diturunin di depan pgc halte walk yang gelap, karena katanya biar adem. Lanjut jalan ke halte walk dan pas tanya mba-mba roti o (sambil beli krn laper), di arahkan luruuuus terus sampai ujung dan ke halte luar. Waktu sudah habis 15 menit dari sampai pgc ke haltenya. 2. Sampe halte PGC 2, tap Transjakarta (TJ) biaya 3.500,- flazz. Dan diharuskan turun ke BKN lalu lanjut ke Sunter Kelapa Gading. Total waktu 55menit transit di 2 halte, BKN & Sunter Kelapa Gading. 3. Tiba di Sunter Kelapa Gading, lanjut naik Jak-24 pakai kartu Jak l...

Berdarah untuk hidup, kaya namun mati

Apaan sih Sar, istilahnya kok aneh? Jadi, ini istilah atau ungkapan untk kondisi diriku saat ini. Perjalanan Kalibata / Warung Jati - Kelapa Gading membuatku sadar ada harga yang harus dibayar di setiap perjuangan, ada darah yang harus dikorbankan untuk tetap hidup tenang. Dan Perjalanan karir 2-5 bulan lalu membuktikan, bisa kaya namun rasanya bisa mati kapan aja. Tidak perlu terlalu bersusah, tidak setiap hari lebih tepatnya. Namun.... bisa mati setiap deadline atau dihantui kematian. Lebay banget!!!!!!! Tapi emang beneran. Jadi, di perusahaan D (berarti perusahaan ke-4 yang aku pernah gabung) angka yang dibayarkan banyak....namun ternyata tidak seberapa.......JIKA......tidak mau benar-benar siap menjadi tameng alias bisa bangkrut kapan saja. Harus kuat didepan siapapun demi nama perusahaan. Dan aku memilih mundur, ketika performaku tidak maksimal. Lalu di kantor E (buah dari perjalanan dengan perush.D) aku bergabung dengan seorang mantan klien yg kemudian merekrut d...

Review : Lash lift

Image
Ini adalah pengalaman /  review lashlift ku di hari ke3 setelah treatment dan 2 malam pakai serumnya. Lash lift ku yang ke-5 sepanjang sejarah hidupku yang baru 20tahunan ini ✨ Solusi untuk membuat si eyelashes ini lebih terlibat ON selain dengan penggunaan mascara yang harus pakai & hapus setiapharinya, adalah Lashlift Keratin. Dengan treatment ini, menggunakan serum / keratin dan dikerjakan oleh yang berpengalaman dijamin mata bisa tampil lebih OK setiapharinya tanpa makeup. Pengalaman #1 ku adalah di SEMARANG, dilakukan oleh teman sebaya yang reviewnya banyak ditemukan di IG yairu : orenji Dikerjakan oleh profesional dengan fitur home appointment, kupanggilah saat itu ke hotel untuk eksekusi. Degdegan pasti!! Karena disuruh tutup mata sampai 40-60menit lamanyaaa. Tapi tanpa rasa sakit dan ga kerasa jg sih diapainnya. Lalu selesai. Reviewku 9/10 untuk pengalaman pertama dan bertahan sampai 6minggu. Kemudian, lash lift retouch di Makassar, tp sebetulnya ini bukan y...

Hilang

Image
Image

Level Rezeki

"Tadi aku baru dikasih tau juga maknanya rezeki dari Allah itu ada batasannya kalau memang manusia sudah mau ketemu ajalnya. Pas kakeknya sakit, dan ternyata sampai meninggal. Pas waktu makan itu selalu dimuntahin lagi, padahal udah kesuap masuk mulut tapi keluar lagi. Itu lah maksudnya kalau memang makan, makanan, dan rasa nikmat makan sudah bukan rezekinya lagi sampai ajal tiba". Ceritanya di telepon, sambil aku masih berkutat depan laptop di hari pertama menginjakkan kaki di tempat baru dengan kerjaan yang baru juga. Dan pikiran yang masih Bete karena inget kalau pemikiran rezeki itu datangnya dari cerita mantannya yang Alhamdulillahnya sudah menikah dan lagi berkunjung untuk kasih undangan di Jkt. Banyak alasan yaa untuk ketemunya, hmmmm. Tapi siapa sangka juga, kalau ternyata pembicaraan saat itu jadi membawaku bertemu dengan penbahasan rezeki rezeki lainnya. Yang ternyata ada levelnya, seperti yg diceritakan Bu Mia dalam serial lanjutan dari cerita Bian & Tari....

Embrace the differences

Menghadapi momen-momen dari anak-anak online ku. Alias anaknya para temen di IG yg emang dah pada beranjak gede. Ada yg rekan kerja selama 4 tahun, dan akutu belum sempet nengokin anaknya krn dia dah pindah jauh 😭 eh anaknya dah bisa acakin lemari aja skrg, gemeshh. Ada yang udh masuk SD anaknya, btw ini emg emaknya gahol dan skrg jadi orang Trans corp. Ada yang mau berenti asi, krn dah menjelang 24months. Ada yang udh bisa gaya kalo pake dress dan mau kondangan, main sama ni anak pas jamannya dia selalu mau bagiin permen dia karena kata ibunya"sharing is caring" luvvv❤️ Ada juga yang emang masih baby bgt, ini anaknya temen2 kuliah. Alhamdulillahh sehat semuanyaa anak online kuh, karena mami yang ini blm bisa ketemuin lagi satusatunya dan nyamain waktu sama mamak2nya mereka. -w sok sibuk bgt- Wajar deh, everyone have our self priority. Kadang pun kita bukan termasuk dalam prioritas orang yg kita prioritasin 😅😭. Lah sedih amat yak... Balik ke anak-anak, semua...